Ketika NASA mencari Astronot, maka beribu-ribu orang melamarnya. Ada 43.000 lebih surat lamaran melayang ke kotak surat NASA untuk bisa ikut penerbangan 51-L pesawat ulang-alik Challanger. Namun hanya beberapa orang saja yang benar-benar lolos dan ikut terbang bersama Chalenger di tahun 1986 itu.
Beberapa orang gagal di awal, beberapa orang sempat berlatih di program latihan astronot khusus di Kennedy Space Center . Ada simulator, uji klaustrofobi, latihan ketangkasan, percobaan mabuk udara. Siapakah di antara mereka yang bisa melewati ujian akhir ini? Hanya beberapa orang yang “berhasil” dan akhirnya justru hancur menjadi debu.
Saat pesawat itu melewati menara landasan pacu, maka 43.000 orang yang “GAGAL” menjadi astronot sangat ngiri, bahkan tidak sedikit yang membanting benda untuk
meluapkan emosinya 43.000 orang itu berkata “MENGAPA BUKAN AKU?” Tujuh puluh tiga detik kemudian, Tuhan menjawab semua pertanyaan mereka yang mengeluhkan kegagalannya. Challanger meledak, dan menewaskan semua penumpang.
Masihkah mereka bertanya “MENGAPA BUKAN AKU?”
Sahabat sukses, pernahkah anda melihat orang yang sangat makmur dan menurut anda hidupnya terpilih sebagai orang yang enak? Maukah anda menjadi dia? Saya akan bertanya? Apakah anda mau benar-benar menjadi TUKUL? Apakah Anda mau benar-benar menjadi BRAD PITT? Apakah anda mau benar-benar menjadi Tamara Blezenky?
Renungkan baik-baik…………
Mungkin anda akan menemukan hal yang tidak nyaman pada mereka, atau anda menemukan hal yang lebih baik pada diri anda. Selain menjadi mereka itu tidak mungkin, maka lebih baik menjadi diri sendiri dengan selalu memperbaiki kualitas hidup Anda. Lebih SUKSES, lebih Bahagia dan lebih Bermakna…..
Bersemangatlah menjadi diri sendiri! ![]()