Teringat sebuah pesan bijak dari seorang sahabat, ” Kaulah arsitek hidupmu, kau boleh merencanakan segalanya… tapi lagi2 ALLAH-lah sang penentu pemenang tendernya.”…
“Kun fayakun..jadi, maka terjadilah”.
Siapa yang bisa melawan kehendaknya? Tak seorang makhluk-pun di atas bumi ciptaan-Nya ini yang bisa.
Tapi satu yang pasti, “DIA TAK PERNAH SALAH” kan? Apapun yg Ia berikan, pasti itulah yang terbaik bagi kita. Dan boleh jadi, apa yang ia berikan tidak sesuai dengan keinginan kita. Apa yang kita inginkan, belum tentu semuanya bisa kita dapat…
Kecewa? Pasti…
Tapi kekecewaan yang kita alami mesti hanya sementara, karena sebenarnya Ia telah menyiapkan sebuah “kejutan” kecil untuk kita, di balik kekecewaan itu. Boleh jadi, hari ini kita menganggapnya sebagai kekecewaan. Esok hari kita menganggapnya sebagai sebuah pembelajaran. Dan di masa depan kita malah menganggap kekecewaan kita dulu sebagai sebuah rahmat, karena dengan kegagalan yang pernah kita alami saat itu, kita bisa belajar dan sampai pada kesuk.
“Laa khaufun, walaa hum yakzanuun”.. Janganlah kamu takut,dan jangan pula kamu bersedih hati. Karena surga ALLAH telah menantimu kelak. Itu janji ALLAH bagi hamba-Nya yang lulus menghadapi ujian-Nya, dan menyikapinya dengan ikhlas.
Walahu’alam bisshawab.
“Ditulis oleh Wachid Kurniawan sesaat setelah badai menghempasnya”