Nyanyianrindu’s Weblog

23-Juni- 2008

Karena Cinta, Harus Bisa Dipertanggungjawabkan…

Filed under: Uncategorized — nyanyianrindu @ 5:34 am

Bila Cinta Telah Melekat, Tahi Kucing-pun Serasa Coklat

Demikian dikatakan sang penyanyi legendaris Gombloh dalam salah satu lagunya. Yah, CINTA, lima huruf yang membuat segalanya menjadi begitu bermakna. Rasa indah yang pasti pernah dirasakan siapa saja, tidak terkecuali bagi mereka yang menyatakan hatinya dingin bagai Iceman -pun, pati pernah merasakannya.

“Aku Mencintaimu”, sebuah kata yang barangkali begitu mudahnya diobral oleh mereka yang hatinya tengah tertawan oleh indah dan memabukannya makhluk bernama CINTA, utamanya cinta kepada wanita. Tapi kebanyakan diantara kita tidak sadar, betapa sebenarnya sangat berat konsekuensi yang harus ditanggung saat kita telah memutuskan utk MENCINTAI seseorang…

Karena “aku mencintaimu”, itu adalah ungkapan lain dari “Aku bersedia memberimu sesuatu,,, Aku mau memperhatikan dan mengerti dirimu dalam semua situasimu,,, Aku siap berusaha lebih keras agar bisa memenuhi kebutuhanmu dan memberimu semua fasilitas, sehingga kau bisa memaksimalkan potensimu,,, Aku ingin merawat dan melindungimu dengan segenap kasih sayangku bahkan jika perlu dengan Nyawaku…

Karena makna MENCINTAI yang sebenarnya adalah pekerjaan berat yang dibingkai dalam sebuah ikatan tali pernikahan, yang diiringi proses saling memahami dan mengerti, saling memperhatikan, menyayangi, bersabar, merawat dan melindungi. Pekerjaan yang yang taruhannya adl KEPERCAYAAN orang yang kita cintai, pekerjaan yang membawa konsekuensi kesiapan utk BERKORBAN, pekerjaan berat yang diniatkan untuk ditunaikan hingga Izrail menjemput salah satu atau keduanya, pekerjaan berat yang hanya dilakukan oleh mereka yang punya komitmen kuat, niat yang tulus, dan tujuan yang mulia.

Karena lelaki atau wanita yang kau nikahi bukanlah makhluk sempurna yang tercipta tanpa cacat atau kekurangan, maka bersiaplah untuk mencintainya dengan segenap kekurangan dan kelebihannya., dan jadilah pelengkap atas semua kekurangannya.

Karena ia juga bukan makhluk yang diciptakan tanpa nafsu, sehingga jadilah air penyejuk baginya, saat nafsunya tengah membakar hatinya.

Karena hatinya tidak tercipta dari besi atau baja yang begitu tangguh dan kokoh, sehingga jadilah sahabat setia yang selalu siap mendengarkan semua keluh dan kesahnya.

Karena ia adalah makhluk yang berbeda dari dirimu…keluarga, pendidikan, pergaulan dan lingkungan telah membentuk pribadi dan karakternya, maka jadilah siswa yang mau belajar untuk memahami dan mengerti setiap detal pribadi dan kebiasaannya.

Karena ia juga bukan malaikat yang bisa selalu taat pada perintah Tuhannya, sehingga ingatkanlah ia tatkala ia khilaf dan terlupa serta melalaikan perintah Tuhannya.

Ia juga punya hati yang begitu kecil, tak sebanding dengan dirimu yang mungkin di matanya begitu sempurna, maka jagalah hatinya yang kecil tadi dari api cemburu, dengan menjaga kehormatan, pandangan serta akhlakmu.

Ia juga bukan makhluk yang tercipta dari batu begitu saja, ia juga punya keluarga seperti halnya dirimu, maka bersiaplah untuk mencintai dan menerima kelurganya seperti halnya kau mencintai keluargamu sendiri.

Karena itu, berhati-hatilah ketika Anda akan mengucapkan, “Aku mencintaimu…” karena itu berarti, Anda juga harus siap dengan semua risikonya.

Wallahu’alam

Tema: Banana Smoothie. Blog pada WordPress.com.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.